Nias Selatan (ungkapriau.com)- Bupati Kabupaten Nias Selatan Sokhiatulo Laia dan Wakil Bupati Nias Selatan, Ir. Yusuf Nache, S.T, M.M, meminta masyarakat dan Tim yang suka iseng membuat status di Medias Sosial (Medsos) agar dapat menjaga Jari-jarinya tidak membuat narasi kontroversi yang berpotensi memecah keharmonisan Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan.
Penegasan Bupati Kabupaten Nias Selatan ini untuk menepis riak-riak yang sudah mulai dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab melalui akun-akun Sosial media (Sosmed).
Bupati Sokhiatulo Laia mengatakan bahwa dirinya bukan Kepala Daerah Tim, bukan Kepala daerah guyonan dan bukan juga Kepala daerah wilayah. Jangan karena saya berasal dari wilayah Daerah pemilihan (Dapil-IV) maka diciptakan sebuah narasi bahwa saya adalah Bupati Dapil-IV.
"Narasi-narasi sedemikian, merupakan tuduhan yang tidak mendasar dan prasangka buruk," ungkapnya.
Kanjuut Bupati Sokhiatulo Laia, asumsi itu, tidak benar. Sebab, segala sesuatunya telah kami letakkan semua diatas segala-galanya untuk kepentingan seluruh masyarakat kabupaten Nias Selatan.
"Komitmen ini, kami buat bersama Yusuf Nache, terhitung sejak kami dilantik oleh Presiden RI menjadi Bupati dan wakil bupati Nias Selatan," jelasnya.
Oleh sebab itu, Bupati Sokhiatulo Laia berpesan kepada semua lapisan masyarakat Nias Selatan, supaya menjaga Jari-jarinya dalam membuat narasi yang berpotensi memecahkan keharmonisan Bupati Sokhi-Yusuf. Tapi Ia pastikan, tidak!. karena dirinya dan Wabup Yusuf Nache tidak akan terpengaruh dengan hal itu.
Atas nama Bupati Kabupaten Nias Selatan, mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bekerjasama dan mendukung program pemerintahan dalam mewujudkan perbaikan kabupaten Nias Selatan karena Nias Selatan adalah "Rumah Kita".***
| Wabup Yusuf Nache Ingatkan Jajaran OPD Tertib Administrasi | |
| Pers Harus Investigasi Rekam Jejak Calon Pemimpin Daerah | |
| Drs.Junaris Ceritakan Pengabdiannya Menjadi Guru Selama 30 Tahun | |
| A.Nazar,SE Meminta Komite Sekolah Mencari Sulusi Siswa-siswi Tertolak Zonasi | |
| DPP MOI Yakini 210 Wartawan Siap Mengikuti Program UKW | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















