Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Kapolsek Teluk Meranti Segera Melakukan Koordinasi Dengan BKSDA
Adakan Perlawanan, Ramli Selamat Dari Terkaman Buaya di Desa Labuhan Bilik

Syamsul Bahri
Kamis, 11 Sep 2025 11:16 WIB | dilihat: 3794 kali
Foto: Kanan atas Kapolsek Teluk Meranti, IPDA. Boby Even ,S.H, M.H, sebelah kiri atas dan bawah korban terkena gigitan buaya, Ramli (57 tahun), Rabu (10/9/2025).(

(Pelalawan ungkapriau.com) - Ramli (57 tahun) seorang warga kelahiran Sumsel yang berdomisili di Desa Labuhan Bilik nyaris tewas diterkam buaya dipinggiran sungai, di Parit Untut Dusun I RT. 002 / RW. 001 Desa Labuhan Bilik, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Rabu (10/9/2025) sekira pukul 10:30 WIB.

Kronologis kejadian, korban sedang berada di pinggiran sungai tepat dibelakang rumahnya melakukan pengecekan kapal miliknya. Karena tangan korban kotor dan hendak dicuci, seketika tangan kanan korban diserang dan digigit seekor buaya, sontak korban melakukan perlawanan dengan memukul mulut buaya menggunakan tangan kiri dan berteriak minta tolong.

Demikian disampaikan Kapolsek Teluk Meranti, IPDA. Boby Even, S.H, M.H, kepada media ini, ia mengatakan, setelah gigitan buaya lepas, korban berjalan memasuki belakang rumahnya dan mendapatkan pertolongan dari anak korban Siti Mustika (36 tahun). Setibanya didalam rumah, keluarga korban langsung menghubungi Bidan Desa yakni Bidan Sofia guna mendapatkan pertolongan pertama.

Sebut Boby di Teluk Meranti.

"Sembari menunggu Bidan Desa datang, Keluarga korban turut menghubungi Tika selaku pemilik Speed Boat guna meminta bantuan membawa korban ke Puskesmas Penyalai, Kecamatan Kuala Kampar", papar Boby.

Sebelum berangkat, lanjut Boby, korban sempat mendapat pengobatan berupa meminum obat antibiotik dan pereda rasa sakit. Sekira pukul 12:30 WIB setibanya di Puskesmas Penyalai korban mendapat perawatan berupa pemberian infus serta menjahit luka pada tangan sebelah kanan akibat gigitan buaya. 

"Dikarenakan luka korban serius dan alat medis kurang memadai, tim kesehatan Puskesmas Penyalai meminta keluarga korban agar merujuk ke Rumah Sakit yang berada di Batam. Kemudian sekira pukul 13:30 WIB, korban di rujuk ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan Pelita Batam menggunakan Speed Boat", jelas Kapolsek yang sebelumnya menjabat sebagai Panit 2 Unit 1 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Riau itu.

Setibanya di Rumah Sakit pada pukul 16:00 WIB, korban memasuki ruang ICU dan akan melakukan operasi luka terhadap tangan kanan korban pada besok harinya.

Boby mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika melakukan aktifitas disungai.

"Kita telah menindak lanjuti kejadian tersebut melakukan koordinasi dengan pihak BKSDA. Selanjutnya melakukan pengecekan kesehatan terhadap korban di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Pelita Batam", Ujar Kapolsek mengakhiri. (SUL).



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved