PELALAWAN (ungkapriau.com)– Polres Pelalawan bersama Polsek jajaran melaksanakan _Kegiatan Sosialisasi dan Himbauan Menggunakan Toa/Pengeras Suara Mobiling_ terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Kegiatan berlangsung Minggu (6/9/2026).
Sasaran mobiling meliputi 9 titik di Kabupaten Pelalawan. Antara lain Jl. Akasia Kec. Pangkalan Kerinci, Jl. Puncak Indah Kec. Pangkalan Kuras, Jl. Panglima Sampan Kec. Kuala Kampar, Jl. Segati Dalam Kec. Langgam, Jl. Poros Desa Lalang Kabung Kec. Pelalawan, Jl. Lintas Boni Kec. Bunut, Jl. Thaib Kampung Batak Kel. Seikijang Kec. Seikijang, Jl. Lintas Timur Kec.
| Baca juga: | |
| Kubu Golkar di Riau Tidak Boleh Pecah | |
| Wabup Tinjau UN Tingkat SD di Kabupaten Pelalawan | |
| Laporan Suwarno diDuga Di Petieskan Polres Pelalawan | |
Dalam kegiatan tersebut personel menggunakan pengeras suara keliling untuk menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat. Fokus utama mengingatkan bahaya dan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan terhadap lingkungan, kesehatan, serta perekonomian warga.
Kasi Humas Polres Pelalawan AKP Thomas B Siahaan S.Sos menyampaikan
_"Kami hadir ke tengah masyarakat mengajak bersama menjaga Pelalawan dari asap. Mari kita tolak bakar lahan. Jika melihat titik api segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat. Musim kemarau rawan, sedikit api bisa jadi bencana besar."_
Materi himbauan juga menekankan larangan membakar sampah sembarangan dan kewajiban melapor cepat apabila menemukan Karhutla. Personel mengajak warga menjadi mata dan telinga Polri dalam pencegahan.
Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari masyarakat. Warga menerima dan memahami sosialisasi larangan pembukaan lahan dengan cara membakar. Mereka juga menyatakan kesediaan untuk tidak melakukan pembakaran.
Selain itu masyarakat diberikan pemahaman tentang sanksi hukum dan kerugian akibat Karhutla. Mulai dari gangguan pernapasan, rusaknya ekosistem gambut, hingga aktivitas ekonomi yang terganggu karena kabut asap.
Masyarakat juga diimbau untuk aktif mencegah dan segera melaporkan jika mengetahui adanya pembakaran. Sinergi antara Polri dan warga diharapkan mampu menekan angka Karhutla di wilayah Pelalawan.
Selama kegiatan berlangsung situasi aman, tertib dan kondusif. Polres Pelalawan berkomitmen akan terus melakukan sosialisasi secara masif hingga musim kemarau berakhir.***
| Cek Kesiapan Lahan 7-H di SMKN 1 Tertantang Manuk Untuk Penanaman Jagung Pilil Serentak | |
| Mochamad Husni: Jurnalis dan Pers Dapat Mainkan Peran Dukung Kemajuan Wilayah | |
| HASIL PANEN 3,9 TON DARI LAHAN 10 HA SIALANG INDAH | |
| Dorong Kepedulian Lingkungan Melalui Pembagian Tong Sampah Terpilah di Sialang Rampai | |
| Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Desa Rantau Baru dan Api Berhasil Dijinakkan | |
| Baru Seumur Jagung, Pagar SMP-Negeri 3 Segati-Langgam Sudah Rusak | |
| Panitia Gelar Rapat Perdana Untuk Konferkab VIII PWI Pelalawan | |
| Ikuti Turnamen Biliar PWI Nasional yang Ditaja PWI Pekanbaru | |
| Resmi Dilantik Ketum PKN Kabupaten Pelalawan | |
| Wakapolres Pelalawan Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Desa Aur Kuning Kerumutan | |















