UNGKAP RIAU, INHU - Sesungguhnya mutu dan kualitas proyek pembangunan Gedung Sekolah Dasar Negeri 007 di Kelurahan Pasar, Kota Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (INHU) bisa memberikan hasil yang memuaskan bagi masyarakat. Namun apa yang terjadi dalam hasil pembangunan itu sangat mengecewakan.
Pasalnya, Tahun Anggaran 2014. Pemerintah Kabupaten Inhu kuncurkan dana APBD untuk pembiayaan pembangunan Gedung SD Negeri 007 tersebut sebesar Rp 4,2 Milyar. Kemudian di tahun anggaran 2015 kembali di anggarkan dana APBD sebesar Rp 2,2 Milyar hingga jumlah APBD yang masuk dalam dua tahun itu mencapai Rp 6,4 Milyar.
"Bila kondisi bangunan Gedung SDN 007 itu sudah retak terbagi dua dan nyaris roboh. Maka hal itu harus di pertanggung jawabkan oleh Dinas yang bersangkutan bersama Rekananan yang mengerjakan proyek itu," tegas Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Indragiri Hulu, Marlius S.PDi, kepada UNGKAP RIAU melalui via salulernya, Senin (29/8/2016).
Marlius yang memiliki gelar Sarjana Pendidikan Daqwah Islam Univesrsitas Negri Islam Sultan Sarifkasim Pekanbaru ini. Pihaknya sangat kecewa dengan pelaksanaan pekerjaan pembanguan Gedung SDN 007 yang telah menelan dana APBD Inhu tahun 2014 sebesar Rp 4,2 Milyar dan ditambah lagi pada Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 2,2 Milyar. Utnuk sementara mutu bangunannya tidak sesuai yang diharapkan.
"Mengenai kasus proyek SDN 007 ini, disarankan kepada pihak penegak Hukum agar dapat memanggil Dinas yang bersangkutan dan Kontraktor, karena kondisi bangunan itu sudah menghawatirkan keselamatan anak-anak siswa-siswi bila bangunan itu roboh," katanya.
Marlius, Kalau tidak ada agenda kegiatan yang padat, Kamis depan saya akan kelokasi bangunan SDN 007 itu," tutupnya.
Sementara pihak masyarakat Sei Raya Rengat yang dikemukakan wartawan disekitar lokasi Gedung SDN 007, Yopel, Minggu 14 Agustus 2016 lalu. Pihaknya sangat menyayangkan jumlah besar Dana APBD yang masuk pembangunan sekolah itu dan tidak memiliki mutu dan kualitas yang memuaskan.
"Bila mutu bangunan ini di bandingkan dengan Dana APBD yang habis dalam pembiayaan pelaksana proyek pembangunan Gedung Sekolah Dasar Negeri 007 ini, sangat tidak seimbang. Baik dari sisi kerapian pengerjaan maupun disisi kekokohannya," tukasnya.
Lebiha jauh warga Sei Raya ini menerangkan bahwa pemenang tender paket proyek pembangunan SDN 007 Rengat pada tahun 2014 tersebut di laksanakan oleh PT. Gading Perkasa. Namun Pengerjaannya tidak dapat diselesaikan pada waktu yang disepakati rekanan bersama Dianas dalam penandatanganan kontrak pada ketika itu, hingga pada tahun 2015 Pemda Inhu kembali menganggarkan Dana APBD untuk pembiayaan penyelesaian bangunan itu senilai Rp 2,2 Milyar," terangnya.
Yopel menyebutkan, bangunan ini tidak memiliki kuantitas, karena konsultan pengawas dan petugas pengawas dari Dinas bersangkutan jarang meninjau ke lokasi bangunan saat berlangsungnya pengerjaan, hanya menungu dan terima Laporan di atas meja saja. Kalau tidak percaya silahkan saja wartawan chek kondisi banguna ini.
Pantauan UNGKAP RIAU seputar pernyataan warga dalam perasalahan pembangunan SDN 007 tersebut sangat betul adanya bahwa Gedung sekolah itu ditemukan beberapa bagian dinding retak. Akibat pondasinya tidak kokoh.
Saat persoalan ini di konfirmasikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhu melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdik Inhu, Ardican bukannya memberikan jawaban tentang kondisi bangunan itu melainkan menantang wartawan.
"Saya tidak ada waktu menjelaskan kepada wartawan atas dinding Gedung sekolah yang retak itu. Silahkan saja beritakan dengan judul beritanya yang besar. Kalau sudah naik beritanya di Media saudara silahkan saja baca sendiri. Saya tidak takut," jawabnya nantang. (Agus/Asnan)
| Anggota DPRD Riau dan BEM ITB Indragiri Lakukan Pengembangan Pembibitan Kelapa Sawit di Inhu | |
| Warga Desa Sei.Beras Inhu Minta APH Audit Dana Desa | |
| Ade Agus Hartanto Hadiri Acara Wisuda 137 Mahasiswa UNRIDA Gedung Prof Indrayani Hall | |
| Wiston Pandiangan Minta Kapolres Inhu Tes Urine Anggota DPRD dan Kepala Desa | |
| Warga Desa Alim di Ringkus Polisi karena Edarkan Narkoba | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |













