Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Diduga Kayu 3 Kubik Berasal Dari Hutan TNTN
Supir Beserta 1 Unit Truk Bermuatan Bahan Jadi Diamankan Polres Pelalawan

Urc
Senin, 19 Sep 2016 | dilihat: 1609 kali
Foto: Pelaku (supir) dan Barang bukti (1 Unit Colt Diesel dan kayu ilegal).

UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Polres Pelalawan kembali berhasil menangkap kayu bahan jadi yang diduga hasil ilegal logging (Ilog) pada Minggu (18/9/2016) sore sekitar pukul 15.00 wib. bertempat di Pasar SP 4 Desa Kampung Baru Kec. Ukui Kabupaten Pelalawan.

Penangkapan terhadap 1 unit mobil Colt Diesel Toyota Dyna warna merah No.Pol BM 9353 CI dengan jumlah muatan lebkur 3 ( tiga ) Kubik kayu olahan diduga hasil Ilegal Loging dari Taman Nasional Tesso Nilo ( TNTN). 

Demikian informasi penangkapan truk pengangkut ilegal loging ini disampaikan Kapolres Pelalawan, AKBP Ari Wibowo SH SIK melalui prarilis HUMAS Polres Pelalawan kepada ungkapkan.com, Senin (19/9/2016).

Menurut Kapolres, dalam penangkapan satu unit mobil toyota Dyna dengan nomor polisi BM 9353 CI yang bermuatan kayu bahan jadi tersebut langsung digiring di Polres Pelalawan beserta sopir.

Dalam keterangan kapolres. BI di amankan di Pasar SP 4 Desa Kampung Baru Kecamatan Ukui karena mengangkut kayu olehan yang diduga  hasil ilegal loging yang akan dibawa ke arah Pangkalan Kerinci atau Pekanbaru. 

Dijelaskan, saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka Ilog ini, tidak melakukan perlawanan dan sudah diamankan di Polres Pelalawan untuk diperiksa lebih lanjut.

"Berdasarkan pemeriksaan sementara, kayu diduga berasal dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Akan tetapi, pihak Polres sedang memastikan posisi datangnya asal muasal dan lokasi pengambilan ilog itu. Saat ini, penyidik masih memeriksa pelaku secara intesif untuk mencari rentetan pelaku lain,"  katanya sambil menyatakan bahwa kasus ilog tersebut bukan kali pertama terjadi dan sudah beberapa kali aktivitas ilog ini terjadi. (Urc/Hms)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved