Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Menjelang Bulan Ramadhan Tempat Maksiat Ditertibkan

Yulianus
Kamis, 26 Jun 2014 | dilihat: 1486 kali
Pelalawan Ungkap Riau - Dengan banyaknya berdiri tempat-tempat praktek maksiat di daerah Tuah Negri Seiya Sekata saat ini, membuat masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan Geram, dikarenakan usaha tersebut, membuat wibawah daerah tercoreng bahkan menjatuhkan marwah Kabupaten Pelalawan. Demi menjaga nama daerah yang sudah dibangga-banggakan ini. Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan, mengajak semua elemen masyarakat, untuk memberantasnya sebelum memasuki bulan suci ramadhan. Apapun itu jenis usaha masyarakat yang tidak direstui oleh agama, adat istiadat maupun Pemerintah misalnya, harus kita berantas bersama, kerena usaha tersebut, merupakan penyakit masyarakat (Pekat), Jelasnya. Demikian hal ini ditegaskan oleh Faridh Mukhtar S.Sos selaku Kabag Humas-PDE Setdakab Kabupaten Pelalawan saat ia dijumpai wartawan di ruangan kerjanya. Menurut Kabag Humas, pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan, tidak pernah melarang masyarakat mengembangkan serta meningkatkan perekonomian nya melalui usaha bisnis di daerah ini. Hanya saja, tidak dengan bisnis haram yang tidak direstui, Agama, Adat, maupun Pemerintah, Jelasnya. Disampaikannya, dengan adanya UPK sebagai perpanjangan tangan Bupati Pelalawan mengemban tugas-tugas pemberantasan penyakit masyarakat di daerah ini, besar harapan, agar seluruh tempat-tempat usaha/ bisnis yang menjadi keresahan masyarakat di daerah ini, dapat di gusur sesuai dengan ketentuan maupun Undang-undang. Ditambahkannya, berhubung dengan sudah dekat bulan Ramadhan yang di tunggu-tunggu oleh kaum muslimah (Islam), meminta masyarakat yang berlainan aliran, untuk dapat menghargai masyarakat muslim disaat bulan puasa nantinya. Hal ini saya sampaikan bukan hanya kepada masyarakat saja, bahkan kepada rekan-rekan wartawan Non Muslim, artinya, Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan, tidak melarang rekan-rekan Pers melakukan tugas-tugas jurnalistiknya di bulan puasa, asalkan tidak membuat saudara-saudar yang sedang menjalankan ibadhah puasanya batal, pintanya. “Walaupun sebelum-sebelumnya tidak ada terjadi seperti yang saya kira, namun yang saya sampaikan ini, hanya merupakan antisipasi dan atau menjaga tali silaturahmi para wartawan non muslim dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan” ungkapnya mengakhiri.

Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved