Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
BEBERAPA SAAT MENGHILANG.
Muntilan Ditemukan Tak Bernyawa Dibawah Pokok Sawit

Abdul
Minggu, 09 Okt 2016 | dilihat: 1356 kali
Foto: Mayat Muntilan (59) saat ditemukan dibawah pokok sawit, di kelompok matahari, kaplingan 13, Dusun Sidodadi, RT 002 - RW 002, Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat (07/10/2016).

UNGKAPRIAU, PELALAWAN - Pada hari Jumat, tanggal 07 Oktober 2016, sekira pukul 19:00 WIB, ditemukan 1 (satu) orang mayat laki-laki atas nama Muntilan (59). Tempat tanggal lahir, Jombang, 15 Oktober 1957, agama Islam, bekerja sebagai Petani, tinggal di Dusun Sidodadi, RT 002 - RW 002, Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Demikian informasi tersebut diperoleh UNGKAPRIAU dari rilis Humas Polres Pelalawan melalui Medsos WhatsApp (WA) kepada wartawan pada hari jumat (7/10/2016), pada pukul 11:27 WIB.

Menurut kronologi dalam keterangan rilis Humas Polres Pelalawan, pada hari Jumat (07/10/2016), sekira pukul 18:30 WIB, saudara Suyitno dengan saudara Supiyanto (warga Dusun Sidodadi) sedang mengerjakan sesuatu di rumah, di Dusun Sidodadi, RT 002 - RW 002, Desa Langkan, Kec.Langgam, Kab.Pelalawan. Kemudian datang saudara Marno (warga lainnya) bertanya kepada mereka, "dimana kaplingan mas, dekat jalan ngak", kaplingan yang dimaksud adalah kaplingan kebun Sawit Suyitno. Suyitno menjawab, "ada apa?", marno bertanya kembali, "Mbah Lan (Muntilan) jam segini kok belum pulang, katanya kerja ditempat mu".

Setelah itu Suyitno mengajak Supiyanto pergi mencari Muntilan (korban) ke kebun sawit milik Suyitno, di kelompok matahari, kaplingan 13. Sesampainya di kebun, mereka melihat sepeda motor korban terparkir di bawah salah satu pokok sawit. Melihat kendaraan korban terparkir, lalu mereka bersama-sama berteriak, namun tidak ada jawaban. Lalu mereka merekapun mencari dengan mengunakan senter tangan sebagai alat penerang.

Tidak lama kemudian, akhirnya mereka menemukan Muntilan dibawah salah satu pokok sawit dalam keadaaan telentang membentangi sebilah pokok sawit yang tampak telah lama tumbang. Jarak antara korban dengan kendaraannya kurang lebih 10 meter. Dengan melihat keadaan tersebut, mereka Tidak mendekati korban dan lalu menghubungi Samin yang merupakan RT Dusun Sidodali. "Mbah Lan sudah jumpa, tapi entah tidur atau sudah tidak ada. Kalau kesini bawa orang," ucap Suyitno kepada Samin (RT) melalui telpon genggamnya.

Tidak lama kemudian masyarakat pun berdatangan. Setelah korban didekati dan dicari tau keadaanya, ternyata Muntilan sudah tidak bernyawa dan merekapun langsung menghubungi Polsek Langgam.

Dengan informasi tersebut, Kanit Reskrim Ipda Rudi Alfonso SH dengan didampingi anggota (polisi) piket malam itu langsung meluncur ke TKP. Sesampainya di TKP, korban masih dibawah pokok sawit dan telah meninggal dunia. Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Duka Dusun Sidodadi.

Menurut keterangan anak korban yang bernama, Indra Pangestu, bahwa ayahnya (korban) ada menderita penyakit dan saat diminta untuk membawa mayat korban ke Puskesmas Langgam untuk dilakukan Visum, keluarga korban tidak bersedia dan memilih untuk dibawa kerumah dan dimakamkan oleh mereka sendiri. Urc



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved