Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Pentingnya Melestarikan Adat Istiadat.
Beberapa Desa Di INHU Sangat Junjung Tinggi Nilai Adat Melayu

Urc
Kamis, 20 Okt 2016 | dilihat: 4149 kali
Foto: Resepsi pernikahan dengan menggunakan adat Cecainai disalah satu rumah warga Desa Sei Guntung Hilir, Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

INHU, UNGKAP RIAU - Adat Istiadat adalah sesuatu yang harus dijaga dan dilestarikan oleh suatu daerah yang mana itu akan menjadi ciri khas dari daerah itu sendiri. 

Seperti halnya di beberapa desa yang ada di Indragiri Hulu (Inhu) yang mana masyarakat setempat masih melestarikan Adat Istiadat Melayu Rengat yang dinamakan Cecainai dengan cara menerapkan adat tersebut dalam acara pesta perkawinan. 

"Adat Cecainai terbilang hampir hilang dan dilupakan di Kabupaten Inhu ini. Akan tetapi, masih ada beberapa desa yang masih melakukan adat tersebut saat resepsi pernikahan. Ya.. salah satunya di Desa Sei Guntung Hilir ini", ungkap Samsuri yang merupakan Kepala Desa Sei Guntung Hilir, saat dijumpai UNGKAP RIAU disalah satu rumah warga Desa Sei Guntung Hilir yang sedang melangsungkan acara pernikahan Dengan Adat Cecainai, Jumat malam (14/10/2016).

Ia menjelaskan bahwa seharusnya sebagai orang melayu atau yang tinggal di negeri melayu harus menjujung adat istiadat melayu dan bukan meningalkan nya. 

"Kami warga desa Sei Huntung Hilir selalu memegang adat tradisi Cecainai dalam acara pesta pernikahan.

Sejak dulu hingga saat sekarang belum pernah kami tinggalkan", ucapnya menegaskan ketaatan merekat dalam melestarikan adat istiadat.

Syamsuar juga menyampaikan bahwa warga desa Sei Guntung Hilir dan beberapa desa lainnya sadar akan pentingnya menegakkan adat istiadat di tanah melayu yang mereka tempati tersebut. "Saya sangat berharap agar desa-desa lain di Inhu ini tidak meninggalkan adat Melayu Cecainai. Karena dengan melestarikan atau menegakkan adat melayu, itu artinya kita menghargai suku kita sebagai suku Melayu", pintanya mengakhiri.

Ditempat terpisah, ketua Lembaga Adat Melayu (LAM), H Zulkifli Gani, di kantor LAM yang bertempat di Pematang Reba, Inhu, menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh warga desa Sei Guntung Hilir dan beberapa desa lainnya tersebut merupakan prilaku yang patut dipuji.

"Selaku ketua LAM saya sangat memuji masyarakat desa Sei Guntung Hilir dan desa lainnya yang masih menjujung tinggi tradisi adat Cecainai hingga saat ini", ujarnya memuji.

H Zulkifli Gani juga berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Inhu agar mencontoh hal itu dan yang telah melaksanakannya untuk mempertahankannya. "Mari kita pertahankan tradisi Cecainai ini, karena ini tradisi Adat  turun temurun orang melayu kabupaten Indragiri Hulu," jelasnya singkat. (Asnan,Agus)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved