Tangerang, Ungkapriau.com- Badan Reserse Kriminal Polri memusnahkan 1,4 ton sabu, dan 1,2 juta butir pil ekstasi, di lingkungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Brigadir Jenderal Polisi Eko Daniyanto mengatakan, pemusnahan barang bukti narkotika ini dilakukan secara serempak, di seluruh Polda di Indonesia.
"Khusus di Bandara Soetta, barang bukti yang dimusnahkan adalah sabu 1,4 ton, dan 1,2 juta butir pil ekstasi," kata Brigjen Pol Eko kepada urc, di Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (15/8/2017).
Dilanjutkan Brigjen Pol Eko, barang bukti narkotika yang dimusnahkan itu merupakan hasil tangkapan petugas gabungan dari Polri dan BNN dari Bulan Januari 2017 sampai dengan bulan Juli 2017.
Dalam kurun waktu itu, sebanyak 73,01 ton ganja, 1,771 ton sabu, 1.901.834 butir pil ekstasi, 189,97 gram heroin, 7,64 gram kokain, 55.
"Untuk tersangka yang diamankan dari barang bukti di Bandara Soetta hari ini, berasal dari 36 tersangka yang terdiri dari 9 orang tersangka WNA, dan 27 tersangka WNI," kata Brigjen Pol Eko.
Kendatipun pelaku Narkoba di wilayah Hukum RI tidak semudah yang dibayangkan untuk memberantasnya. Namun, dengan komitmen Polri memerangi Narkoba tersebut sudah mulai terlihat jelas oleh rakyat RI. Mengapa tidak, hanya berselang 7 bulan saja dan berhasil menyita 1,4 Ton Sabu-sabu dan 1,2 Pil Ekstasi. Tentu keberhasilan ini perlu diancungi jempol. Yulianus
| Nurweli Ditahan Seksi Pidsus Kejari Pelalawan | |
| Polres Pelalawan Amankan 2 Tersangka dan 332.19 Gram Shabu di HUT RI ke-75 | |
| Manusia Biadab Ditangkap Polres Siak | |
| Wartawan Media Online di Bogem Sampai Babak Belur | |
| Penganiayaan Wartawan Fokuskriminal.com | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















