JAKARTA. ungkapriau.com- Mengantisipasi maraknya aksi kriminal jalanan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta jajarannya membentuk tim khusus. Hal tersebut sekaligus untuk keamanan menjelang perhelatan Asian Games 2018.
"Jadi mau bentuknya (seperti) tim Jaguar, tim Resmob, tim buru sergap, apa saja silakan yang penting bagi saya adalah hasil," tegas Jenderal Polisi Tito di Gedung PTIK, Jakarta, Rabu, (4/7).
Tim tersebut, lanjut Jenderal Polisi Tito, akan dievaluasi secara berkala.
"Jadi saya lihat yang bertanggung jawab siapa. Apakah Kapolresnya, Kasatnya, Direktur resersenya, atau Kapoldanya, karena akan ada reward dan punishment," ungkap Jenderal Polisi Tito.
Nantinya, pemusatan pengamanan dari aksi kriminal jalanan akan dikonsentrasikan terhadap titik utama perhelatan Asian Games 2018, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Sumatera Selatan.
"Kalau teori dan prakteknya sudah berjalan, saya perintahkan kemarin, tapi nanti saya minta pak As Ops (asisten oprasional) rencana operasi selama bulan Juli ini, conditioning sebelum Asian Games," ujar Jenderal Polisi Tito. (Yul)
| Nurweli Ditahan Seksi Pidsus Kejari Pelalawan | |
| Polres Pelalawan Amankan 2 Tersangka dan 332.19 Gram Shabu di HUT RI ke-75 | |
| Manusia Biadab Ditangkap Polres Siak | |
| Wartawan Media Online di Bogem Sampai Babak Belur | |
| Penganiayaan Wartawan Fokuskriminal.com | |
| Polres Pelalawan Amankan Dua Orang Terduga Pelaku Karhutla | |
| Hj.Darnawati Kawal Anggaran Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Sanglar Dan Kota Baru | |
| BFI Finance Cabang Air Molek Lempar Tanggung Jawab Ke Kantor Pekanbaru | |
| Mantan Kadiskominfo Inhil Keberatan Pemberitaan Tanpa Memenuhi KEJ | |
| Kondisi Jalan Desa Rantau Bawah Tetap Memprihatinkan | |















