Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Maraknya Narkoba diPelalawan.
BNN Ajak Masyarakan & Insan Pers Perangi Narkoba

urc
Selasa, 01 Mar 2016 | dilihat: 5440 kali
Foto: Yulianus Halawa, Ketua DPC GWI Kabupaten Pelalawan didampingi oleh Syamsul Bahri, Sekretaris DPC GWI Kabupaten Pelalawan.

UNGKAP RIAU, PELALAWAN – Dengan berhasilnya Kapolres Pelalawan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pelalawan memberantas Narkoba baru-baru ini di Daerah Kabupaten Pelalawan.

 

Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Pelalawan sangat mendukung Pihak BNN bilamana mengajak insan Pers Audensi dalam rangka memerangi Narkoba di daerah itu.

 

"Atas nama Ketua DPC- GWI Kabupaten Pelalawan sangat setuju dan mendukung pihak Polres dan BNN Pelalawan jika mengadakan Audensi terhadap beberapa organisasi PERS yang sekaligus melakukan tes URINE para wartawan yang bertugas di Kabupaten Pelalawan" kata Ketua DPC-GWI yang didampingi Sekretaris DPC-GWI, Syamsul B diKawasan Perkantoran Bhakti Praja  Pkl Kerinci kepada urc, Selasa (01/3/2016).

 

Dikatakan, wartawan juga sangat perlu dilakukan tes urine mengingat lingkup kinerja wartawan yakni seluruh kalangan masyarakat, Polri, TNI, pemerintahan dan lain sebagainya, supaya si wartawan diketahui bebas dari pengaruh Narkoba.

 

Menurut Ketua DPC-GWI Pelalawan, Yulianus H, maraknya pengguna Narkoba di wilayah Kabupaten Pelalawan saat ini, sudah sangat memprihatinkan bahkan dikalangan PNS sudah menjadi bahan perbincangan masyarakat atas penangkapan Puluhan Pegawai Negri Sipil tersebut di sejumlah dinas oleh Jajaran Sat Narkoba Polres Pelalawan.

 

"Keberhasilan Pihak Polres Pelalawan menangkap para Bandar Narkoba (BD) serta para pemakai barang haram itu merupakan apresiasi untuk kinerja  Polres Pelalawan atas komitmennya menyelamatkan masyarakat serta generasi muda dari pengaruh narkoba," kata Yulianus sambil memuji Kinerja Sat Narkoba Polres Pelalawan.

 

Lebih lagi Yulianus mengkhawatirkan peredaran Narkoba saat ini masuk dikalangan Pelajar, pedagang dan pihak penegak hukum sendiri. Buktinya saat penagkapan sebanyak 33 orang di daerah Jakarta yang melibatkan TNI/Polri dan Anggota DPR.

 

"Dengan adanya rencana BNNK Kabupaten Pelalawan untuk mengadakan Audensi pada wartawan seputar pemberantasan Narkoba di daerah ini sangat kita dukung.

Bila perlu langsung dilakukan Tes Urine kepada seluruh wartawan yang bertugas di Kabupaten Pelalawan," tukasnya.

 

Melihat komitmen Badan Narkotika Nasional (BNN) Pelalawan, pihaknya tidak bosan dan lelah mensosialisasikan bahaya Narkoba dan untuk mengantisipasi tidak beredarnya lebih kronisnya, para pegawai yang diketahui pengguna barang haram itu langsung dilakukan Tes Urin. 

 

Alhasil, ada beberapa orang PNS positif menggunakan narkotika, untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut, BNN Kab Pelalawan telah merehabilitasi PNS yang terjerat barang haram itu ke panti rehabilitasi narkoba di Kampar.

 

Tidak hanya di kalangan PNS dan Masyarakat saja, BNN Kab Pelalawan juga berencana akan melakukan Audensi sekaligus sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberatasan, Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika) serta melakukan Tes urin kepada para Pewarta(wartawan) yang bertugas di Kab Pelalawan.

 

Namun Kepala BNN Kab Pelalawan tidak menjelaskan kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan Audensi dengan Wartawan se Kabupaten Pelalawan.

 

“yang jelas menurut BNNK Pelalawan ini pihaknya berencana akan melakukan Audensi sekaligus sosialisasi P4GN serta melakukan Tes Urin dengan para wartawan se Kabupaten Pelalawan,” ujar Kepala BNNK Pelalawan, AKBP Andi Salamon, Selasa (01/3/2016).

 

Menurutnya, sebelum pihaknya melakukan audensi terlebih dahulu menyurati dan atau memberitahukan rekan-rekan media kapan waktu senggang mereka.

 

Kegiatan ini merupakan komitmen kita bersama Insan Pers masyarakat dalam memerangi narkoba. "Ya, harapan kita setelah audensi bersama rekan-rekan wartawan nantinya dapat melanjutkan sosialisasi bahayanya narkoba," tutupnya. (Abdul)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved